.png)
Palembang, 24 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bidan Nasional Tahun 2026, Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Palembang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan Indonesia atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi nyata dalam menjaga kesehatan ibu, bayi, anak, serta keluarga Indonesia.
Peringatan Hari Bidan Nasional yang jatuh setiap tanggal 24 Juni bertepatan dengan hari lahir Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang berdiri pada tahun 1951. Tahun 2026 menjadi momentum istimewa karena menandai 75 tahun perjalanan IBI dalam mengawal pembangunan kesehatan nasional dan meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di seluruh pelosok negeri.
Mengusung semangat "Bidan Indonesia Siap Mengawal Generasi Emas 2045", peringatan tahun ini menegaskan peran strategis bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan maternal dan neonatal, mulai dari pendampingan kehamilan, persalinan yang aman, pelayanan nifas, keluarga berencana, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga edukasi kesehatan reproduksi masyarakat.
Bidan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berkesinambungan, bidan turut berkontribusi dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, mencegah stunting, meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, serta mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
BBLKM Palembang mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kebidanan, pemerataan akses pelayanan kesehatan, serta penguatan sistem kesehatan nasional agar setiap ibu dan anak Indonesia memperoleh layanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan bermartabat.
Terima kasih kepada seluruh bidan Indonesia yang telah mengabdikan diri dengan penuh ketulusan, bekerja tanpa mengenal waktu, serta menjadi sahabat bagi ibu, bayi, dan keluarga Indonesia.
Selamat Hari Bidan Nasional 2026
Bidan Indonesia Siap Mengawal Generasi Emas 2045
"Dedikasi Bidan Hari Ini, Investasi Kesehatan Bangsa di Masa Depan."