Berdasarkan data diatas, mari kita kupas tuntas bersama dengan mengenali, mendiagnosis, dan alur pemeriksaan yang harus dilakukan!
Apa
itu Tuberculosis?
Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru-paru namun juga dapat menyebar ke organ tubuh lain seperti tulang, kelenjar getah bening, hingga selaput otak.
Gejala Khas TBC
· Batuk Persisten 🗣️⏱️
Batuk yang berlangsung terus-menerus selama 2 minggu atau lebih. Batuk ini bisa bersifat kering
atau berdahak.
· Demam (Meriang)
Demam yang tidak terlalu tinggi (merasa meriang) namun terjadi berulang kali, terutama pada
sore atau malam hari.
·
Keringat Malam (Night Sweats)
Berkeringat secara berlebihan pada malam hari meskipun
udara dingin atau tanpa aktivitas fisik.
·
Penurunan Berat Badan
Kehilangan berat badan yang signifikan secara drastis tanpa alasan yang jelas (misal: bukan
karena diet).
·
Kelelahan (Malaise)
Merasa sangat lemah, letih, dan lesu sepanjang waktu.
·
Nyeri Dada (Sesak Nafas)
Rasa sakit saat bernapas atau batuk akibat infeksi pada jaringan paru atau selaput paru (pleura).
🔬Prosedur Diagnosis TBC
Penting untuk diketahui bahwa seluruh rangkaian pemeriksaan canggih ini telah tersedia secara lengkap di BBLKM Palembang, Jika Anda memeriksakan diri, anda akan mendapat layanan diagnosis satu pintu dari pemeriksaan TCM, Biakan, Uji kepekaan dan mikroskopis yang mencakup deteksi dini hingga uji kepekaan obat yang akurat sesuai standar nasional dan global.
Berikut
adalah tahapan dan parameter diagnosis TB secara lengkap:
1.
Skrining Klinis (Anamnesis)
Dokter akan melakukan
wawancara medis untuk mengidentifikasi gejala klasik:
· Batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih.
· Adanya gejala tambahan: sesak napas, nyeri
dada, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan turun, dan berkeringat di
malam hari tanpa aktivitas.
· Riwayat kontak erat dengan penderita TB aktif.
2. Diagnosis Laboratorium (Standar Utama)
Pemeriksaan laboratorium adalah parameter paling krusial untuk memastikan seseorang
menderita TB.
· Tes Cepat Molekuler (TCM) / GeneXpert:
Metode : Inilah metode diagnosis utama
yang diwajibkan
Fungsi :
Mendeteksi DNA bakteri TB dalam dahak secara cepat (kurang dari 2 jam).
Kelebihan : Selain memastikan keberadaan bakteri, TCM juga langsung mendeteksi apakah
bakteri tersebut kebal terhadap obat Rifampisin (MDR-TB).
💡 Note : Saat ini untuk mendapatkan pemeriksaan TCM anda dapat segera mengunjungi
puskesmas terdekat untuk pemeriksaan awal di mana sampel dahak Anda akan
diteruskan secara sistematis ke BBLKM Palembang melalui jalur kerja sama Dinas
Kesehatan.
·
Pemeriksaan Mikroskopis BTA (Bakteri Tahan
Asam):
Dahak pasien dikumpulkan (biasanya Sewaktu-Pagi atau Sewaktu-Sewaktu) lalu diwarnai di
laboratorium. Jika terlihat bakteri berwarna merah di bawah mikroskop, maka dinyatakan BTA
Positif.
💡 Note : dianjurkan 3 kali pemeriksaan dengan harga Rp.15.000/sampel
·
Kultur/Biakan Dahak dan Uji
Sensitivitas Obat (Drug Susceptibility Testing - DST)
Sampel ditumbuhkan di media khusus. Ini adalah metode paling akurat (Gold Standard) namun
membutuhkan waktu lama (2-8 minggu). Biasanya digunakan untuk kasus TB yang sulit
didiagnosis atau memerlukan uji kepekaan obat yang lebih detail. DST dilakukan untuk
mengetahui antibiotik jenis apa yang paling efektif membunuh bakteri pada pasien tertentu,
terutama bagi mereka yang pernah gagal pengobatan
sebelumnya.
💡 Note : Pemeriksaan dengan harga Rp.435.000/sampel
3. Diagnosis Radiologi
Digunakan
jika hasil pemeriksaan dahak negatif namun gejala klinis sangat kuat, atau pada
pasien yang tidak bisa mengeluarkan dahak (seperti anak-anak). Tanda TB pada
Rontgen biasanya berupa bercak-bercak putih (infiltrat), lubang pada jaringan
paru (kavitas), atau adanya cairan di selaput paru.
💡 Note : Rontgen Dada (Thorax) dengan harga Rp.135.000/sampel
4. Diagnosis pada Kondisi Khusus
· Sistem Skoring (Untuk Anak): Karena anak kecil sulit mengeluarkan dahak, dokter
menggunakan sistem skor yang meliputi parameter: kontak dengan pasien TB, uji Mantoux (tes
kulit), status gizi, dan pembengkakan kelenjar.
·
Uji Tuberkulin (Mantoux Test) / IGRA:
Pemeriksaan darah atau kulit untuk mendeteksi reaksi sistem imun terhadap bakteri TB.
Sangat berguna untuk mendeteksi TB Laten (infeksi tanpa gejala).
💡 Note :
- Pemeriksaan Mantoux dilakukan 1 bulan sekali setiap tanggal 5 dengan harga
Rp.160.000/sampel
- Pemeriksaan
Igra dilakukan di hari khusus senin – jum’at dengan harga Rp.585.000/sampel
Alur
Diagnosis di Indonesia: Pemerintah Indonesia melalui program TOSS
TB menyarankan agar setiap orang dengan gejala batuk >2 minggu langsung
dirujuk untuk pemeriksaan TCM sebagai langkah pertama.
Alur
Pemeriksaan Mandiri di BBLKM Palembang
1. Pendaftaran & Administrasi
2. Konsultasi Medis Singkat (gratis)
3. Pengambilan Spesimen
4. Proses Laboratorium
5. Pengambilan Hasil
6. Tindak Lanjut (Konsultasi Hasil)
Jangan menunda kesehatan Anda; jika Anda atau kerabat merasakan gejala yang mengarah pada TBC, segera datangi BBLKM (Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat) Palembang untuk mendapatkan kepastian diagnosis.
Komentar Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi komentar.