BBLKM Palembang

Kontak

CS : +62 811 7165 777

Marketing : +62 812 7365 8629



Alamat

Jl. Inspektur Yazid No.02
Kel Sekip Jaya Kec. Kemuning

Jam Layanan

Senin - Sabtu 07:00 - 20:30 WIB

Minggu 08.00 - 13.00 WIB

Penyakit & Laboratorium

"Bersama Putus Rantai Penularan: Wujudkan Lingkungan Bebas Malaria"

Malaria seringkali dianggap sebagai penyakit masa lalu yang telah terkendali. Namun, faktanya penyakit ini masih menjadi ancaman nyata ketika kewaspadaan terhadap lingkungan mulai menurun. Sebagai penyakit yang sangat dipengaruhi oleh kondisi ekosistem, pemutusan rantai malaria tidak bisa hanya mengandalkan pengobatan medis saja, namun dibutuhkan sinergi antara kesadaran Masyarakat, deteksi dini, serta tindakan pencegahan yang konsisten untuk memastikan bahwa setiap sudut tempat tinggal kita tidak menjadi ruang tumbuh bagi penularan.


🔰 Fakta Penting!  Menurut laporan WHO dan Kementerian Kesehatan RI, upaya mencapai target Eliminasi Malaria 2030 terus diperkuat di tengah beban global yang mencapai 249 juta kasus. Di tingkat regional, BBLKM Palembang turut berperan aktif dalam penguatan surveilans dengan memeriksa sebanyak 153 sampel sepanjang tahun 2025 guna memastikan akurasi diagnosis. Langkah ini menjadi krusial untuk menjamin ketepatan pengobatan ACT serta mendukung pemutusan rantai penularan parasit Plasmodium di wilayah kerja secara efektif.

Data tersebut menunjukkan bahwa Malaria masih menjadi ancaman nyata yang menuntut kewaspadaan kita semua. Namun, untuk dapat melawan penyakit ini secara efektif, kita perlu mengenali musuh kita lebih dekat: mulai dari penyebabnya, jenis parasitnya, hingga mekanisme penularannya yang unik. Mari simak lebih jauh artikel dibawah ini.


Mengenal Lebih Dekat: Apa Itu Malaria?

Malaria adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina dengan gejala seperti demam, anemia dan pembesaran limpa.

Begitu masuk ke dalam aliran darah, parasit ini akan menuju hati untuk berkembang biak dan kemudian menyerang sel darah merah. Proses inilah yang memicu gejala khas malaria, yaitu demam tinggi yang disertai dengan menggigil hebat.


Jenis-Jenis Parasit yang Perlu diketahui

1. Plasmodium falciparum

Jenis yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan malaria berat atau malaria otak jika tidak segera diobati.

2. Plasmodium vivax

Jenis ini memiliki keunikan karena parasitnya dapat "tertidur" di dalam hati dan menyebabkan kekambuhan di kemudian hari meskipun penderita sudah merasa sembuh.

3. Plasmodium malariae

Penyebab malaria quartana yang jarang terjadi. Gejala yang timbul berselang empat hari sekali, seperti demam dan menggigil.

3. Plasmodium ovale

Penyakit malaria yang jarang terjadi, dan banyak ditemukan di negara-negara Afrika, Ghana, Nigeria dan Liberia. Gejalanya mirip seperti malaria quartana, yaitu demam dan menggigil, nyeri sendi dan diare. Parasit ini dapat menetap (dorman) di hati dan menyebabkan kekambuhan di kemudian hari.

4. Plasmodium knowlesi

Jenis yang berasal dari primata dan dapat menginfeksi manusia, terutama di Asia Tenggara. Memiliki siklus cepat sehingga berisiko menjadi berat.


Bagaimana Rantai Penularannya Terjadi?

Sebagian besar orang tertular malaria ketika digigit nyamuk pembawa parasit malaria. Hanya nyamuk Anopheles betina yang dapat menyebarkan malaria dari satu orang ke orang lain. Agar nyamuk Anopheles menjadi menular, mereka harus menggigit, atau menghisap darah, dari orang yang sudah terinfeksi parasit malaria. Sekitar satu minggu kemudian, nyamuk yang sama akan menggigit orang berikutnya dan kemudian menyuntikkan parasit melalui air liurnya. Dan siklus infeksi terus berlanjut.

 

Kenali Gejala Malaria

Gejala malaria biasanya muncul beberapa minggu setelah tergigit nyamuk yang terinfeksi, antara lain:

1.  Demam

2.  Menggigil (panas dingin)

3.  Sakit kepala

4.  Berkeringat

5.  Lesu dan letih

6.  Mual dan sakit perut

7.  Muntah

8.  Diare

9.  Nyeri otot

10. Hilang selera makan

11. Napas cepat

12. Detak jantung meningkat

Segera periksakan diri ke dokter atau puskesmas, jika mengalami gejala-gejala di atas untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Pencegahan Malaria dan Deteksi Dini

Pencegahan adalah langkah paling efektif untuk melindungi diri dan lingkungan dari malaria.

1.  Meningkatkan daya tahan tubuh

·       Pola makan sehat dan bergizi seimbang

·       Beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari

·       Cukup tidur

·       Cukup minum air putih

·       Tidak merokok dan menghindari alkohol

2.  Menghindari gigitan nyamuk

·       Memasang kawat/kasa di jendela dan ventilasi rumah

·       Menyemprot ruangan dengan obat anti nyamuk

·       Tidur memakai kelambu atau oleskan krim anti nyamuk

·       Memakai pakaian tertutup, seperti kemeja lengan panjang dan celana panjang jika keluar rumah di malam hari

3.  Menjaga kebersihan lingkungan

·       Membersihkan lingkungan dan peralatan rumah tangga secara rutin

·       Tidak membiarkan air tergenang di sekitar rumah

·       Menutup penampungan air jika sedang tidak digunakan

·       Tidak menggantung pakaian atau kain bekas pakai dekat tempat tidur


Dalam upaya mendukung tercapainya target eliminasi malaria nasional, Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Palembang hadir sebagai pusat rujukan pemeriksaan laboratorium yang andal.


Proses Deteksi Dini, Kami berkomitmen memberikan kepastian diagnosis melalui prosedur pengujian yang ketat dan standar mutu yang tinggi. Bagi fasilitas kesehatan, instansi pemerintah, maupun mitra terkait yang membutuhkan dukungan pemeriksaan atau validasi hasil laboratorium malaria, BBLKM Palembang juga siap melayani pemeriksaan laboratorium.

Preparat Malaria Rp. 15.000,-

RT – PCR Malaria Rp. 700.000,-

 

Eliminasi malaria bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari terus bersinergi dengan BBLKM Palembang dalam menjaga akurasi diagnosis dan kebersihan lingkungan, karena setiap tindakan yang kita ambil hari ini adalah penentu keberhasilan eliminasi malaria di masa depan. Bersama Lawan Malaria! Setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan berdampak besar bagi masa depan.

 




Komentar Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi komentar.

Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/556/2019 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Malaria. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Manajemen Program Eliminasi Malaria di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Mengenal Jenis Parasit Plasmodium dan Siklus Penularan Nyamuk Anopheles. Jakarta: Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

World Health Organization. (2023). World Malaria Report 2023. Geneva: WHO Press.

World Health Organization. (2024). Fact Sheets: Malaria. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malaria

Informasi Layanan & Pendaftaran

Tim kami siap membantu Anda untuk konsultasi maupun reservasi layanan kesehatan.

Jam Operasional
  • Senin – Sabtu : 07.30 – 20.30 WIB
  • Minggu : 08.00 – 13.00 WIB
  • (Hari Libur Nasional Tutup)
Gunakan subjek email: Tanya Paket MCU 2026 - [Nama Anda] untuk respon lebih cepat.
Lokasi

BBLKM Palembang
Jl. Inspektur Yazid No.2 KM 2.5

WhatsApp / Hotline

CS: 0811-7165-777
WA: 0812-7365-8629

Chat langsung untuk konsultasi paket
Email Resmi

[email protected]

Untuk kerjasama atau hasil lab instansi
Layanan Digital

ceklab.bblabkesmaspalembang.go.id

Pendaftaran online & cek hasil
Butuh Informasi Cepat?

Klik tombol di bawah ini untuk langsung terhubung dengan tim layanan kami.

Chat WhatsApp Sekarang
Respon cepat di jam operasional