Data tersebut menunjukkan bahwa Malaria masih menjadi ancaman nyata yang menuntut kewaspadaan kita semua. Namun, untuk dapat melawan penyakit ini secara efektif, kita perlu mengenali musuh kita lebih dekat: mulai dari penyebabnya, jenis parasitnya, hingga mekanisme penularannya yang unik. Mari simak lebih jauh artikel dibawah ini.
Mengenal
Lebih Dekat: Apa Itu Malaria?
Malaria
adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh parasit Plasmodium yang
ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina dengan gejala seperti
demam, anemia dan pembesaran limpa.
Begitu masuk ke dalam aliran darah, parasit ini akan menuju hati untuk berkembang biak dan kemudian menyerang sel darah merah. Proses inilah yang memicu gejala khas malaria, yaitu demam tinggi yang disertai dengan menggigil hebat.
Jenis-Jenis Parasit yang Perlu diketahui
1. Plasmodium falciparum
Jenis yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan malaria berat atau malaria otak jika tidak segera diobati.
2. Plasmodium vivax
Jenis ini memiliki keunikan karena parasitnya dapat "tertidur" di dalam hati dan menyebabkan kekambuhan di kemudian hari meskipun penderita sudah merasa sembuh.
3. Plasmodium malariae
Penyebab malaria quartana yang jarang terjadi. Gejala yang timbul berselang empat hari sekali, seperti demam dan menggigil.
3. Plasmodium ovale
Penyakit malaria yang jarang terjadi, dan banyak ditemukan di negara-negara Afrika, Ghana, Nigeria dan Liberia. Gejalanya mirip seperti malaria quartana, yaitu demam dan menggigil, nyeri sendi dan diare. Parasit ini dapat menetap (dorman) di hati dan menyebabkan kekambuhan di kemudian hari.
4. Plasmodium knowlesi
Jenis yang berasal dari primata dan dapat menginfeksi manusia, terutama di Asia Tenggara. Memiliki siklus cepat sehingga berisiko menjadi berat.
Bagaimana
Rantai Penularannya Terjadi?
Sebagian
besar orang tertular malaria ketika digigit nyamuk pembawa parasit malaria.
Hanya nyamuk Anopheles betina yang dapat menyebarkan malaria
dari satu orang ke orang lain. Agar nyamuk Anopheles menjadi
menular, mereka harus menggigit, atau menghisap darah, dari orang yang sudah
terinfeksi parasit malaria. Sekitar satu minggu kemudian, nyamuk yang sama akan
menggigit orang berikutnya dan kemudian menyuntikkan parasit melalui air
liurnya. Dan siklus infeksi terus berlanjut.
Kenali
Gejala Malaria
Gejala
malaria biasanya muncul beberapa minggu setelah tergigit nyamuk yang
terinfeksi, antara lain:
1. Demam
2. Menggigil
(panas dingin)
3. Sakit
kepala
4. Berkeringat
5. Lesu
dan letih
6. Mual
dan sakit perut
7. Muntah
8. Diare
9. Nyeri
otot
10. Hilang
selera makan
11. Napas
cepat
12. Detak
jantung meningkat
Segera periksakan diri ke dokter atau puskesmas, jika mengalami gejala-gejala di atas untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Pencegahan
Malaria dan Deteksi Dini
Pencegahan
adalah langkah paling efektif untuk melindungi diri dan lingkungan dari
malaria.
1. Meningkatkan
daya tahan tubuh
·
Pola makan sehat dan bergizi seimbang
·
Beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari
·
Cukup tidur
·
Cukup minum air putih
·
Tidak merokok dan menghindari alkohol
2. Menghindari
gigitan nyamuk
· Memasang
kawat/kasa di jendela dan ventilasi rumah
· Menyemprot
ruangan dengan obat anti nyamuk
· Tidur
memakai kelambu atau oleskan krim anti nyamuk
· Memakai
pakaian tertutup, seperti kemeja lengan panjang dan celana panjang jika keluar
rumah di malam hari
3. Menjaga
kebersihan lingkungan
· Membersihkan
lingkungan dan peralatan rumah tangga secara rutin
· Tidak
membiarkan air tergenang di sekitar rumah
· Menutup
penampungan air jika sedang tidak digunakan
· Tidak
menggantung pakaian atau kain bekas pakai dekat tempat tidur
Dalam
upaya mendukung tercapainya target eliminasi malaria nasional, Balai Besar
Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Palembang hadir sebagai pusat
rujukan pemeriksaan laboratorium yang andal.
Proses
Deteksi Dini, Kami berkomitmen memberikan kepastian diagnosis melalui prosedur
pengujian yang ketat dan standar mutu yang tinggi. Bagi fasilitas kesehatan,
instansi pemerintah, maupun mitra terkait yang membutuhkan dukungan pemeriksaan
atau validasi hasil laboratorium malaria, BBLKM Palembang juga siap melayani
pemeriksaan laboratorium.
Preparat
Malaria Rp. 15.000,-
RT
– PCR Malaria Rp. 700.000,-
Eliminasi
malaria bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab kita
bersama. Mari terus bersinergi dengan BBLKM Palembang dalam menjaga akurasi
diagnosis dan kebersihan lingkungan, karena setiap tindakan yang kita ambil
hari ini adalah penentu keberhasilan eliminasi malaria di masa depan. Bersama
Lawan Malaria! Setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini akan berdampak
besar bagi masa depan.
Komentar Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi komentar.