BBLKM Palembang

Kontak

CS : +62 811 7165 777

Marketing : +62 812 7365 8629



Alamat

Jl. Inspektur Yazid No.02
Kel Sekip Jaya Kec. Kemuning

Jam Layanan

Senin - Sabtu 07:00 - 20:30 WIB

Minggu 08.00 - 13.00 WIB

Berita

Waspada Hantavirus: Penyakit yang Ditularkan Tikus dan Dapat Menyerang Paru-Paru serta Ginjal

5 hari yang lalu

BBLK Palembang

BBLK Palembang

BBLK Palembang


BBLKM Palembang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Hantavirus, yaitu penyakit yang ditularkan dari tikus dan celurut yang terinfeksi virus orthhantavirus. Penyakit ini dapat menyerang organ penting seperti paru-paru dan ginjal, bahkan berisiko menyebabkan kondisi berat hingga kematian apabila tidak segera ditangani.

Penularan Hantavirus dapat terjadi melalui kontak dengan urine, kotoran, air liur, atau gigitan tikus yang terinfeksi. Saat kotoran tikus mengering dan terganggu, misalnya ketika menyapu ruangan, partikel virus dapat beterbangan di udara dan terhirup oleh manusia. Virus juga dapat masuk melalui luka terbuka maupun selaput lendir seperti mata, hidung, dan mulut.

Secara umum, Hantavirus memiliki dua sindrom utama, yaitu:

  • HFRS (Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome)
    Ditandai dengan demam, sakit kepala, mual, nyeri perut, tekanan darah rendah, perdarahan pada mata, hingga gangguan ginjal akut.
  • HPS (Hantavirus Pulmonary Syndrome)
    Ditandai dengan demam, batuk, sesak napas, dan penumpukan cairan di paru-paru.

Gejala dapat muncul dalam rentang 1–2 minggu setelah paparan pada kasus HFRS dan 1–8 minggu pada kasus HPS.

Untuk mencegah penularan Hantavirus, masyarakat dianjurkan untuk:

  • Menghindari kontak langsung dengan tikus.
  • Menyimpan makanan dan peralatan makan dalam kondisi tertutup rapat.
  • Menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area berisiko.
  • Mencuci tangan setelah beraktivitas.
  • Menutup celah rumah agar tikus tidak masuk.
  • Menyemprotkan disinfektan sebelum membersihkan area yang banyak terdapat kotoran tikus.

Hingga saat ini belum tersedia vaksin maupun obat khusus untuk Hantavirus. Oleh karena itu, pencegahan dan deteksi dini sangat penting dilakukan. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala setelah beraktivitas di area yang berisiko terpapar tikus.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui media sosial dan website resmi BBLKM Palembang.